Khasiat VCO untuk Kolesterol

Khasiat VCO untuk Kolesterol. kita harus tau mengenai khasiat VCO untuk kolesterol. Manfaat positif minyak kelapa VCO (Virgin Coconut Oil) adalah kandungan antioksidan dan juga meningkatkan High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik lebih tinggi dibandingkan minyak lain

VCO banyak tersedia diindonesia, untuk itu kita harus memanfaatkanya dengan baik, digunakan dalam kegiatan sehari-hari bisa berkhasiat bagi kita untuk mengurangi kolesterol.

Khasiat VCO untuk Kolesterol

Khasiat VCO untuk Kolesterol

berikut sedikit penjelasanya :

Meningkatkan kolesterol baik

manfaat vco untuk kolesterol yang pertama ialaha meningkatkan kolesterol dengan baik. Ada dua jenis kolesterol yaitu high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol jahat. HDL tampaknya membantu mengurangi tingkat LDL dan tingkat HDL yang tinggi dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Beberapa penelitian berpendapat bahwa trigliserida rantai menengah (MCT), komponen dalam minyak kelapa dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Peserta meminum 1 sendok makan minyak kelapa dua kali sehari selama 8 minggu.

Akan tetapi hasilnya bervariasi. Sebuah penelitian kecil pada tahun 2004 menemukan yang sebaliknya. Dalam penelitian, diet MCT meningkatkan kolesterol jahat pada 17 pria muda yang sehat. Para ilmuwan tidak mempelajari indikator kesehatan jantung lainnya.

Sebuah studi tahun 2016 tidak menemukan bukti yang jelas bahwa minyak kelapa bermanfaat atau membahayakan kadar kolesterol.

Namun, temuan yang diterbitkan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa dampak virgin coconut oil pada kolesterol mungkin serupa dengan minyak zaitun. Sejauh ini, hasilnya tetap tidak meyakinkan dan dibutuhkan lebih banyak penelitian.

Kolesterol

Khasiat VCO untuk Kolesterol

dibawah ini kita akan membahas kolesterol yang diambil dari sehatq.com

Sebenarnya, apa itu kolesterol?

Kolesterol adalah komponen yang konsistensinya mirip seperti lemak atau lilin dan bisa ditemukan di semua sel di tubuh. Dalam jumlah yang cukup, komponen ini dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi hormon, vitamin D, dan zat zat lain yang digunakan untuk mencerna makanan.Tubuh kita secara alami sudah memproduksi kolesterol dengan sendirinya. Sehingga, tambahan kolesterol dari makanan sebenarnya tidak dibutuhkan. Lagipula, makanan tinggi kolesterol biasanya kaya akan lemak jenuh dan bisa meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit berbahaya, termasuk serangan jantung.

Jenis-jenis kolesterol yang ada di dalam tubuh

Kolesterol tidak selalu memberikan dampak buruk untuk tubuh. Sebab, komponen ini pun dibagi menjadi beberapa jenis. Karena pembagian inilah kemudian muncul istilah kolesterol jahat dan kolesterol baik. Lebih lengkap, berikut ini jenis-jenis kolesterol yang ada di tubuh kita.

1. Low Density Lipoprotein (LDL)

LDL adalah jenis kolesterol yang selama ini kita kenal, yaitu kolesterol jahat. LDL merupakan kolesterol yang bisa menumpuk di pembuluh darah, menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan aliran darah dari maupun ke jantung menjadi terganggu dan meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke.

2. High Density Lipoprotein (HDL)

HDL inilah yang sering disebut sebagai kolesterol baik. Sehingga, meski termasuk jenis kolesterol, semakin tinggi kadar HDL di tubuh maka akan semakin baik.HDL berfungsi untuk membawa LDL menjauhi pembuluh darah dan kembali ke hati. Di hati, LDL akan dipecah dan dikeluarkan dari dalam tubuh.Meski begitu, HDL tidak akan sepenuhnya menghilangkan LDL. Hanya sepertiga atau sepertempat kolesterol jahat yang akan dibawa oleh HDL.Apabila kadar kolesterol baik di tubuh kita mencukupi, maka kita bisa lebih terlindungi dari penyakit jantung dan stroke. Sementara itu, jika kadarnya rendah, maka risiko penyakit jantung akan meningkat.

3. Trigliserida

adalah jenis lemak paling yang paling umum di tubuh. Trigliserida akan menyimpan kelebihan energi yang didapat dari makanan menjadi lemak di tubuh.Tingginya kadar trigliserida, ditambah dengan LDL yang tinggi dan HDL yang rendah, akan membuat pembuluh darah penuh dengan lemak. Sehingga, risiko penyakit jantung dan stroke pun meningkatkan.

Berapa kadar kolesterol yang normal?

Untuk menghitung kadar kolesterol dalam darah, Anda dapat mengunjungi laboratorium atau rumah sakit terdekat. Baik atau buruknya kadar kolesterol dalam tubuh Anda, akan dilihat dari total kolesterol, yaitu jumlah dari LDL, HDL, dan trigliserida.Rumus menghitung total kolesterol adalah jumlah LDL + jumlah HDL + 1/5 jumlah trigliserida. Jadi, jika dari hasil pemeriksaan tercatat kadar LDL = 100, HDL = 50, dan trigliserida = 100, maka total kolesterolnya adalah100 (LDL) + 50 (HDL) +100/5  = 170

Jumlah ini masih dianggap baik. Sebab, kadar kolesterol yang dianjurkan memang di bawah 200. Kolesterol total bisa lebih dari 200 dan tidak berisiko untuk kesehatan, apabila nilai HDL-nya lebih tinggi jika dibandingkan dengan LDL dan trigliserida.Batas kadar HDL yang dianjurkan untuk wanita adalah setidaknya berada di angka 55 dan untuk pria setidaknya 45. Sementara itu untuk LDL, kadar yang dianjurkan adalah di bawah 130. Terakhir, untuk trigliserida, kadar yang direkomendasikan adalah di bawah 150.

 

Penutup

mungkin itu yang bisa kami sampikan kepada kalian semua, terimakasih telah berkunjung pada artikel kali ini. semoga bisa bermanfaat buat kalian semua. jangan lupa baca yang lainya tentang minyak kelapa untuk masak.

jika kalian bermasalah dengan mesin kelapa atau mesin lainya, bisa mampir di rumahmesin.com disana telah tersedia banyak mesin untuk kebutuhan anda.

Leave a Reply