Cara Mempercepat Pertumbuhan Bibit Cabe

Cara Mempercepat Pertumbuhan Bibit Cabe – Dalam budidaya cabai, hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu menyemai cabe. Tak hanya itu, Anda juga perlu memperhatikan kualitas benih cabai. Hal itu bertujuan untuk memperbesar peluang keberhasilan budidaya cabe, baik itu jenis cabe rawit, cabe besar, maupun cabe keriting.

Proses penyemaian bibit cabe mungkin terlihat sangat sepele dan mudah dilakukan siapa saja. Namun, terkadang teori tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya. Penyemaian yang sudah dilakukan secara maksimal justru tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Terkadang benih cabe yang disemai tidak tumbuh secara maksimal, tidak tumbuh merata, serta tumbuh kerdil dan kurus kecil (tidak subur).

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kualitas benih cabe. Faktor-faktor tersebut meliputi kualitas benih, pH tanah, pemupukan dan pemeliharaan yang digunakan dalam penyemaian bibit cabe.

Baca Juga: Cara Memilih Biji Cabai Untuk Ditanam

Sebelum melakukan penyemaian benih cabe, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal penting berikut ini:

1. Kualitas benih cabai | Cara Mempercepat Pertumbuhan Bibit Cabe

Pastikan benih cabe yang digunakan dalam penyemaian memiliki kualitas baik. Hal ini bertujuan untuk memastikan benih cabe memiliki daya tumbuh yang tinggi.

Selain bisa mendapatkannya dari toko, Anda juga bisa membuat benih cabe sendiri. Pilihlah calon benih cabe yang pohonnya telah terbukti tahan dari penyakit.

Selain itu, buah cabe yang digunakan dalam pembenihan haruslah buah yang sudah matang sempurna dengan ciri berwarna merah merata. Di samping itu, Anda juga perlu memastikan buah cabe matang di pohonnya.

2. pH Tanah

Selain kualitas benih cabe, Anda juga perlu memperhatikan derajat keasaman tanah. Tanah yang sesuai untuk menyemai benih cabe yaitu tanah yang memiliki pH di antara 5 hingga 7.

Tanah dengan pH terlalu rendah (asam) atau terlalu tinggi (basa) tidak baik untuk pertumbuhan benih cabe. Namun, jika hal itu terjadi, Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan kapur dolomit (kapur pertanian) untuk menetralkan pH tanah.

Caranya yaitu tanah dicampurkan dengan kapur dolomit hingga merata. Untuk dosisnya, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

3. Pemberian Pupuk | Cara Mempercepat Pertumbuhan Bibit Cabe

Bibit cabe yang tidak subur biasanya disebabkan karena kekurangan zat unsur hara dan mineral di dalam tanah.

Oleh karena itu, agar bibit cabe bisa tumbuh dengan optimal, maka Anda perlu memberikan nutrisi yang cukup yaitu dengan cara pemupukan.

Jneis pupuk yang bisa Anda gunakan dalam penyemaian bibit cabe yaitu pupuk organik (kompos atau pupuk kandang) dan pupuk anorganik (pupuk KCL, TSP, dan nitrogen)

4. Pemeliharaan

Tahapan yang tidak kalah penting dalam penyemaian bibit cabai yaitu tahap pemeliharaan.

Agar bibit cabe bisa tumbuh dengan baik, maka perlu dilakukan pemeliharaan atau perawatan yang baik pula.

Pemeliharaan bibit cabe di antaranya yaitu penyiraman, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemupukan susulan.

Penyiraman 

Pemeliharaan bibit cabe yang pertama yaitu penyiraman. Bibit cabe perlu dilakukan penyiraman satu kali sehari secara rutin pada pagi atau sore hari. Volume penyiraman, bisa disesuaikan dengan kondisi tanah maupun cuaca.

Di saat musim penghujan, Anda bisa mengurangi jumlah airnya. Namun saat musim kemarau tanaman cabe perlu disiram lebih banyak dari biasanya. Pastikan tanah tetap lembab dan tidak kekeringan.

Meski begitu, Anda tidak boleh menyiram bibit cabe secara berlebihan, karena hal itu justru dapat membuat bibit cabe menjadi busuk dan mati.

Selain menggunakan air biasa, Anda juga dapat menggantinya dengan air bekas cucian beras untuk menyiram bibit cabe. Penggunaan air bekas cucian beras ini dipercaya bisa membuat tanaman cabe menjadi lebih subur.

Penyiangan

Pemeliharaan bibit cabe yang selanjutnya yaitu melakukan pembersihan gulma atau proses penyiangan. Agar bibit cabai bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal, maka Anda perlu melakukan pembersihan gulma atau rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar bibit cabai.

Keberadaan rumput-rumput ini membuat bibit cabai tidak bisa menyerap nutrisi dan zat unsur hara secara optimal. Di samping itu, proses penyiangan juga dapat membantu mencegah infeksi hama dan penyakit pada tumbuhan.

Proses penyiangan ini bisa Anda lakukan dengan cara mencabuti rumputnya satu per satu hingga ke akar, agar rumput tidak bisa tumbuh kembali.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Keberadaan hama dan penyakit tentu dapat mengganggu pertumbuhan tanaman cabe. Untuk itu, Anda perlu mengendalikan hama dan penyakit yang ada pada tanaman cabe. Anda bisa memanfaatkan biopestisida ataupun dengan cara memodifikasi lingkungan tanam tanaman cabe.

Pemupukan Susulan | Cara Mempercepat Pertumbuhan Bibit Cabe

Pemupukan susulan ini hanya dilakukan jika bibit cabe mengalami ketidaksuburan atau kurus. Namun, jika bibit cabe sudah subur, maka tidak perlu lagi diberikan pupuk tambahan.

Di masa pertumbuhan daun, Anda bisa menyemprotkan pupuk organik cair. Selain itu, Anda juga bisa memberikan pupuk anorganik NPK, dan pupuk organik (kompos atau pupuk kandang).

Demikian tadi informasi mengenai cara mempercepat pertumbuha bibit cabe. Jika cara-cara tadi dilakukan dengan benar maka tanaman cabai Anda bisa tumbuh dengan baik. Untuk informasi menarik lainnya, kunjungi website kami hanya di SciencefictionTwin.

 

Post A Comment